PELATIHAN IKM -BK, Pendampingan Tatap Muka Oleh Balai Diklat
Kediri, 29 Agustus 2023 - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kediri didampingi oleh Balai Diklat Keagamaan Surabaya telah berhasil menyelenggarakan pelatihan implementasi Kurikulum Merdeka berbasis komunitas. Pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menerapkan pendekatan Kurikulum Merdeka yang inovatif ini diikuti perwakilan 15 guru mata pelajaran.
Kurikulum Merdeka adalah pendekatan pendidikan yang memberi kebebasan kepada madrasah untuk mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi siswa, serta mengintegrasikan nilai-nilai lokal dan kearifan lokal. Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan konsep pendidikan yang lebih relevan dengan realitas komunitas dan era digital saat ini.
Para peserta pelatihan mendapatkan materi yang komprehensif mengenai konsep dan prinsip Kurikulum Merdeka. Mereka juga diajak untuk memahami cara mengintegrasikan nilai-nilai agama, budaya, dan sosial dalam proses pembelajaran. Selain itu, pelatihan ini juga melibatkan sesi praktik langsung di mana para peserta berkolaborasi dalam mengembangkan rencana pembelajaran berbasis proyek yang berfokus pada pengaplikasian nilai-nilai lokal dalam mata pelajaran.
Jamiluddin, Kepala MTsN 2 Kediri, mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan Balai Diklat Keagamaan Surabaya membawa manfaat yang besar bagi para pendidik di wilayah ini. Ia menyampaikan, "Pelatihan ini adalah langkah penting dalam mendukung para guru dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna dan menginspirasi bagi siswa. Dengan menggandeng Balai Diklat Keagamaan Surabaya, kami berharap para guru dapat lebih siap dan percaya diri dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di kelas."
Para peserta pelatihan merasa antusias dan terinspirasi oleh konsep pendidikan yang lebih terkait dengan realitas sosial dan budaya masyarakat. Mereka berharap bahwa penerapan Kurikulum Merdeka ini akan memberikan dampak positif bagi pengalaman belajar siswa, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi individu yang berdaya saing dan berkontribusi dalam masyarakat.
Dengan suksesnya pelatihan implementasi Kurikulum Merdeka berbasis komunitas ini, MTsN 2 Kediri dan Balai Diklat Keagamaan Surabaya berharap peserta dapat terus mengembangkan pendidikan yang lebih inklusif, adaptif, dan bernilai-nilai lokal.
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
Kembali ke Atas